
5 ikhtiar untuk menjemput pasangan hidup versi pasangan Sarah & Osman
April 8, 2026


Disclaimer: Tulisan ini berdasarkan pengalaman pribadi pasangan Sarah dan Osman. Setiap orang punya jalannya masing-masing dalam menjemput jodoh.


Looking for your soulmate?
You won’t find your soulmate on this blog post but you might find them on Muzz - the world’s biggest Muslim dating and marriage app.
Sering denger nggak, “udah, jodoh itu urusan Allah, santai aja.” Tapi Sarah dan Osman nggak terlalu setuju sama mindset itu. Menurut mereka, iya jodoh memang di tangan Allah, tapi ikhtiar tetap harus dijalanin.
Sarah dari Indonesia, Osman dari Belanda dengan darah Turki, dipertemukan lewat Muzz setelah keduanya serius menjalani proses ikhtiarnya masing-masing. Bukan kebetulan. Bukan juga sekadar beruntung. Ini hasil dari doa yang konsisten, usaha, dan kepasrahan terhadap Allah SWT.
Kalau kamu lagi di proses yang sama, ini 5 ikhtiar mereka:
1. Sholat Tahajjud di Sepertiga Malam
Ikhtiar pertama yang Sarah jalanin adalah mulai biasain bangun di sepertiga malam buat sholat Tahajjud. Nggak harus tiap malam kok, minimal seminggu sekali aja dulu. Yang paling penting ada niat dan usaha buat bangun.
Ibadahmu mungkin nggak langsung ngabulin dalam waktu dekat, bisa setahun, bisa lebih. Tapi selama pintanya sungguh-sungguh, in shaa Allah pasti dikabulkan di waktu yang paling tepat.
2. Rutin Baca Doa dari QS. Al-Qasas Ayat 24
Habis sholat, Sarah selalu nyisipin doa Nabi Musa ‘alaihissalam di sela dzikir dan doanya:
رَبِّ إِنِّي لِمَا أَنزَلْتَ إِلَيَّ مِنْ خَيْرٍ فَقِيرٌ
“Robbi innii limaa anzalta ilayya min khoirin faqiirun”
“Ya Tuhanku, sesungguhnya aku sangat membutuhkan setiap kebaikan yang Engkau turunkan kepadaku.” (QS. Al-Qashas: 24)
Doa ini bukan cuma doa jodoh. Ini permohonan total ke Allah atas segala kebaikan, dan di dalamnya menyebut harapan buat dipertemukan sama pasangan terbaik. Meski pendek, namun makna-nya mendalam. Bisa kamu baca rutin setelah sholat mulai sekarang.
3. Doa yang Spesifik
Nah ini yang sering salah kaprah. Berdoa spesifik bukan berarti nyebut nama orang yang lagi kamu suka, lengkap sama bin atau bintinya. Sarah justru nggak rekomendasiin cara itu, karena orang yang kita sebut namanya belum tentu beneran jodoh kita. Bisa jadi dia datang, tapi cuma buat nyakitin.
Yang Sarah maksud spesifik itu lebih ke kriteria pasangan yang kamu mau. Mau yang baik hati, bertanggung jawab, tinggi badannya segini, hobinya nyambung, atau bahkan yang open buat jodoh lintas negara kayak Sarah dan Osman, semua boleh diminta. Nggak ada batasan dalam berdoa ke Allah.
Yang perlu dijaga, seimbangin doamu sama kapasitas diri dan ikhtiar yang lagi kamu jalanin sekarang.
4. Pasrahin Hasilnya dan Turunin Ekspektasi
Udah doa, udah ikhtiar, sekarang waktunya siapin hati buat pasrah. Sarah sadar bahwa Allah nggak selalu ngabulin doa persis 100% sesuai keinginan kita. Allah kasih apa yang kita butuhkan, bukan cuma apa yang kita mau.
Yang terbaik pasti Allah hadirin. Yang sekiranya nggak baik atau nggak sanggup kita terima, Allah yang akan singkirin, meskipun waktu itu kita belum ngerti kenapa.
Jadi kalau ikhtiar udah dijalanin dengan sungguh-sungguh, nggak perlu habis-habisin energi buat overthinking. Serahin hasilnya ke Allah, dan turunin ekspektasi biar hati nggak gampang kecewa.
5. Berbaik Sangka ke Allah dan Fokus Benerin Diri Sendiri
Ini yang paling sering kelewat. Kalau Allah belum juga hadirin jodoh, coba berbaik sangka dulu. Mungkin Allah emang lagi minta kamu buat belajar mencintai dan bahagiain diri sendiri dulu. Atau mungkin kamu lagi dikasih kesempatan buat introspeksi, sebelum masuk ke kehidupan berumah tangga.
Sambil nunggu, hiduplah sepenuhnya. Jalan-jalan, hang out sama temen-temen, explore hal-hal baru, dan manfaatin waktu ini sebaik mungkin buat jadi versi terbaik dirimu.
Kayak yang Sarah yakini, kalau dua orang sama-sama lagi berproses memperbaiki diri, in shaa Allah, Allah akan pertemukan keduanya di waktu yang tepat dan dalam kondisi yang setara.
Ikutin Jejak Sarah & Osman, Mulai dari Muzz
Lima ikhtiar di atas udah Sarah dan Osman buktiin sendiri. Prosesnya nggak instan, tapi dengan kesabaran, yang terbaik akan datang pada waktunya. Salah satu bentuk ikhtiar yang mereka ambil adalah gabung di Muzz, aplikasi cari jodoh Muslim yang dirancang khusus buat mempertemukan Muslim single yang serius nyari pasangan hidup.
Kalau kamu udah siap jalanin ikhtiarmu, mulai dari satu langkah yang bisa kamu ambil sekarang.
Daftarin diri kamu di Muzz dan mulai ikhtiarmu hari ini.

