Muzz logo

Di Mana Muslim Bertemu

Continue to main content arrow

500,000 Kisah Sukses

15 juta Muslim

Aplikasi yang menghubungkan Muslim di seluruh dunia

Di Mana Muslim Bertemu

Kami adalah aplikasi kencan dan pernikahan Muslim terkemuka dengan lebih dari 15 juta Muslim lajang yang mencari cinta.

Kami berbeda dengan aplikasi kencan. Kami menciptakan Muzz untuk membantu Muslim lajang menemukan pasangan mereka yang sempurna dengan tetap menghormati keyakinan mereka. Ucapkan selamat tinggal kepada CV yang ribet dan saudara-saudara yang rempong! Kami mempertemukan lebih dari 500 pasangan Muslim yang bahagia setiap hari dan merayakan lebih dari 600,000 kisah sukses pernikahan Muslim di seluruh dunia.

Apakah kamu berikutnya? Daftar dan mulai ngobrol dengan Muslim lajang lainnya sekarang!

Muzz mockup image chat

Ngobrol secara gratis

Tentukan siapa yang akan kamu hubungi tanpa harus memberi nomor telepon pribadimu.

Muzz mockup image video_calling

Pemanggilan Telepon Video Gratis

Anda yang menentukan siapa yang dapat Anda hubungi dan Anda tidak pernah perlu membagikan nomor telepon Anda.

Muzz mockup image voice_intros

Perkenalan Suara & Video Profil

Jaga kerahasiaan foto dan gunakan nama panggilan untuk meningkatkan privasi.

Muzz mockup image complete_privacy

Privasi Penuh

Pertahankan kerahasiaan foto kamu dan gunakan nama samaran agar tetap rahasia di hadapan teman-teman dan keluarga.

Muzz mockup image screenshot

Foto kamu hanya milikmu. Kami memblokir screenshot!

Kami melarang orang lain mengambil screenshot foto-fotomu. Kami ingin kamu merasa aman di dan tidak khawatir akan privasimu di Muzz. Ini termasuk perekaman layar juga!

Apa yang dikatakan anggota kami

Review Stars

Cara yang Halal dan ideal untuk bertemu calon pasangan

Lulud Oktaviani

Lulud Oktaviani

Review Stars

Tempat yang bagus untuk bertemu calon istri dengan cara yang Halal

Bassy Bruno

Bassy Bruno

Review Stars

Saya jatuh cinta dengan aplikasi ini!

Rabia Shahab

Rabia Shahab

Muzz mockup image selfie_verification

Verifikasi Selfie

Berbekalkan semua profil yang diverifikasi dengan menggunakan Verifikasi Selfie, konfirmasi SMS, dan pemeriksaan lokasi, kamu aman.

Muzz mockup image filters

Filter Keimanan

Filter Muslim di tempat kamu berdasarkan aliran, suku, seberapa rajin mereka salat dan lebih banyak lagi.

Muzz mockup image chaperones

Wali

Kamu bahkan bisa mengikutsertakan seorang pendamping (yang dikenal sebagai Wali) di percakapan kamu agar pikiran lebih tenang.

Muzz mockup image gold

Keanggotaan Gold muzz

Lakukan pernikahan dengan lebih cepat dengan menggunakan Keanggotaan Gold Muzz - yang mengizinkan kamu menyesuaikan pencarian kamu dengan lebih tepat dan telusuri tanpa batasan.

Siap untuk menemukan pasangan Muslim kamu?

Baca mengenai kami di

The Financial TimesGQThe BBCTechCrunchMensHealthThe New York TimesThe TimesTheThe Evening StandardCosmopolitanKonbiniLe Figaro

Untuk pertanyaan pers, email ke [email protected]

Latest Stories

Piala Dunia 2026: Sujud, Sepak Bola dan Keimanan

Piala Dunia 2026 masih berjalan. Banyak momen syukur yang jadi sorotan dunia. Salah satu yang paling mencolok tahun ini adalah gerakan sujud, ritual dalam shalat yang makin sering terlihat di lapangan hijau setiap kali pemain Muslim mencetak gol atau meraih kemenangan. Dari Lamine Yamal sampai timnas Mesir, sujud merupakan simbol baru dalam selebrasi olahraga.

Salah satu momen paling ikonik datang dari Lamine Yamal. Bintang muda Spanyol berusia 18 tahun ini mencetak gol pertamanya di ajang Piala Dunia lewat sebuah sliding di depan gawang. Yamal berbalik badan, mengangkat kedua tangannya, lalu berlutut dan menempelkan kepala serta tangannya ke rumput, Ia melakukan sujud sebagai ungkapan syukur kepada Allah SWT. Kali ini, selebrasinya membawa pesan yang jauh lebih personal dan spiritual.

Makna Sujud Bagi Para Atlet Muslim

Secara spiritual, sujud melambangkan kerendahan hati dan rasa syukur, bahkan disebut sebagai posisi terdekat seorang hamba dengan Tuhannya.

Bagi atlet Muslim, sujud setelah mencetak gol atau memenangkan pertandingan bukan sekadar selebrasi biasa. Gerakan ini menjadi cara untuk menunjukkan rasa syukur, kerendahan hati, dan pengakuan bahwa pencapaian yang diraih adalah anugerah. Mohamed Salah sering disebut sebagai salah satu figur yang membantu mempopulerkan gerakan ini di panggung sepak bola dunia sejak beberapa tahun terakhir.

Piala Dunia 2026, Momen Sujud Terbanyak

Piala Dunia 2026 tercatat sebagai edisi dengan momen sujud terbanyak sepanjang sejarah turnamen. Salah satu yang paling berkesan datang dari timnas Mesir, yang berhasil membalikkan keadaan melawan Selandia Baru dengan skor akhir 3-1, setelah sempat tertinggal lebih dulu. Mohamed Salah mencetak gol yang mengubah arah pertandingan. Lengkap dengan sujud syukurnya, seluruh tim Mesir kompak melakukan sujud bersama di tengah lapangan.

Fenomena ini bukan hal baru. Sujud sebagai bentuk selebrasi juga sudah lama terlihat di cabang olahraga lain. Namun, jalan menuju penerimaan di mata dunia ini tidak selalu mulus. Di beberapa cabang olahraga, terdapat insiden yang jadi pengingat bahwa ekspresi keagamaan di panggung olahraga tidak selalu diterima dengan baik di semua tempat.

Menariknya, momen refleksi spiritual di Piala Dunia 2026 tidak hanya datang dari pemain Muslim. Lionel Messi, yang dikenal sebagai penganut Katolik yang taat, merayakan gol ke-17-nya di ajang Piala Dunia, rekor terbanyak sepanjang sejarah turnamen, dengan membuat tanda salib dan mengucap syukur kepada Tuhan. Gol tersebut datang setelah ia mencetak hat-trick melawan Aljazair, sekaligus mengukir namanya dalam sejarah.

Kombinasi momen-momen ini menunjukkan bahwa Piala Dunia bukan cuma ajang kompetisi olahraga, tapi juga panggung di mana keberagaman keyakinan bisa tampil berdampingan dengan penuh rasa hormat.

Bagi komunitas Muslim, khususnya yang tinggal sebagai minoritas di berbagai negara, melihat atlet kebanggaan mereka mengekspresikan keimanan secara terbuka di panggung sebesar Piala Dunia memberikan rasa bangga, juga menjadi panggung keimanan yang ditonton di seluruh dunia.

Lebih dari Sekedar Selebrasi

Momen-momen sujud di Piala Dunia 2026 menunjukkan bahwa olahraga bisa menjadi ruang yang jujur untuk mengekspresikan keyakinan personal sekaligus dakwah halus untuk selalu beribadah dan mengingat Allah SWT. Dari selebrasi para atlet Muslim tesebut, semuanya menegaskan satu hal: di balik setiap gol dan kemenangan, ada niat dan rasa syukur yang menggerakkan para atlet ini untuk terus melangkah.

Piala Dunia 2026 membuktikan bahwa panggung olahraga terbesar di dunia bukan cuma soal siapa yang menang, tapi juga soal bagaimana kemenangan itu dimaknai, dengan rendah hati, penuh syukur, dan keyakinan yang tulus.

Jadi, tim mana yang kamu harap untuk menang di piala dunia ini?

Mohamed Salah of Egypt celebrates after scoring the second goal during the Africa Cup of Nations Qualifiers 2025, match number 61, between Egypt and Mauritania at Cairo International Stadium in Cairo, Egypt, on October 11, 2024. (Photo by Ayman Aref/NurPhoto via Getty Images) Cari jodoh yang suka Sepak Bola? Di Muzz aja!

Muzz adalah aplikasi cari jodoh Muslim yang didesain khusus untuk kamu yang ingin mencari pasangan hidup. Tersedia di 190 negara, Muzz sudah mempertemukan lebih dari 800.000 pasangan dalam ikatan pernikahan.

Kamu bisa cari jodoh dari mana saja, baik dalam maupun luar negeri Dengan filter yang lengkap mulai dari hobi hingga kepribadian, kamu bebas menentukan kriteria untuk menemukan sosok yang benar-benar satu frekuensi Sistem verifikasi yang ketat termasuk verifikasi selfie dan KTP menjamin identitas setiap pengguna, sehingga kamu bisa berinteraksi dengan yakin tanpa perlu khawatir soal akun palsu

Yuk, mulai langkah pertamamu sekarang dengan download Muzz! Siapa tahu jodohmu ada di sini

Article thumbnail

Suka, Kasmaran, atau Beneran Cinta? Ini Bedanya Biar Gak Salah Pilih Pasangan!

Pernah nggak sih kamu sreg sama match di Muzz, ngobrol nyambung terus tiap hari, tapi dalem hati masih nanya-nanya, “Ini aku beneran cinta atau cuma lagi kesepian aja, ya?”

Kalau dengerin lagu cinta yang romantis, rasanya semua liriknya relate banget sama apa yang lagi dirasain. Tapi nyari pasangan buat ibadah seumur hidup emang butuh keyakinan ekstra. Sering kali, kita bingung ngebedain mana perasaan yang sekadar suka, lagi mabuk kepayang (jatuh cinta), atau emang udah sayang beneran. Kalau salah tebak, bisa-bisa kita malah milih orang yang kurang pas buat jangka panjang.

Biar pikiran lebih jernih dan gak salah langkah, yuk kita bedah bareng-bareng bedanya lewat kacamata psikologi!

1. Suka (Fase Nyaman & Nyambung)

Pas kita bilang “suka” sama orang, biasanya kita punya penilaian positif tentang dia. Kita ngerasa ngobrol sama dia itu seru, bawaannya hangat, dan ngerasa nyaman aja kalau lagi deket.

Ibaratnya, kehadiran dia bawa energi positif buat keseharian kita. Tapi, di tahap ini belum ada komitmen yang mendalam. Ya seru aja gitu buat diajak ngobrol panjang lebar.

2. Jatuh Cinta (Fase Kasmaran & Deg-degan)

Nah, kalau ini udah beda level. Jatuh cinta itu gabungan dari rasa nyaman di atas, plus gairah dan rasa ketertarikan yang kuat banget. Di fase ini, saking menggebu-gebunya, banyak orang yang rasanya rela ngelakuin apa aja demi cinta.

Ini fakta serunya: dari sisi biologis, jatuh cinta itu bener-bener ngubah cara kerja otak kita! Waktu lagi kasmaran, otak ngelepasin hormon kayak dopamin dan oksitosin yang bikin kita ngerasa happy luar biasa. Uniknya, area otak yang aktif pas kita lagi jatuh cinta tuh sama persis kayak orang yang lagi pakai kokain!

Pantesan aja bawaannya pengen ngabarin dia terus, senyum-senyum sendiri liat chat-nya, dan kepikiran secara obsesif. Para ahli nyebut fase ini sebagai Passionate Love (cinta yang menggebu-gebu).

3. Cinta (Fase Sayang Beneran & Komitmen)

Kalau deg-degannya udah mulai reda, tapi kamu tetep punya rasa peduli yang dalem dan niat buat terus sama dia, nah itu baru namanya cinta sejati (Companionate Love). Di sinilah sebuah ikatan cinta yang sesungguhnya mulai terbentuk kokoh.

Bentuk cinta ini perasaannya jauh lebih tenang, stabil, dan berasa kayak persahabatan yang kuat. Kamu bukan cuma pengen “memiliki”, tapi bener-bener peduli sama masa depan dan kebahagiaan dia.

Kenapa Masa-Masa Awal Jadian/Nikah Terasa Beda Sama Setelah Bertahun-tahun?

Banyak pasangan yang parno pas ngerasa hubungannya udah gak se-menggebu-gebu dulu. Padahal, berbagai penelitian nunjukin kalau sekitar 20-40% pasangan emang ngerasain penurunan “gairah” seiring berjalannya waktu. Penurunan paling kerasa biasanya kejadian pas udah masuk dekade kedua pernikahan.

Kenapa bisa gitu? Karena pas hubungan makin serius, rutinitas mulai terbentuk. Kita dihadapin sama tanggung jawab yang nyita energi, mulai dari urusan kerjaan, cicilan, sampai fokus jadi orang tua. Otomatis, momen-momen penuh kejutan dan intensitas romantis jadi berkurang.

Tapi tenang, ini wajar banget! Justru di titik inilah Passionate Love ngurang, dan Companionate Love (cinta dan kasih sayang yang dalem) harusnya makin kuat. Menurunnya deg-degan itu bukan masalah, yang bahaya itu justru kalau ikatan cinta, rasa peduli, dan komitmennya yang ikutan hilang.

Terus, Gimana Cara Tau Kalau Dia Emang Jodohnya?

Kalau sekarang kamu lagi dekat sama seseorang, coba renungin beberapa hal ini buat mastiin apakah dia orang yang tepat:

Uji Kualitas Obrolan: Kalau euforia manis kayak di lirik lagu cinta kesukaanmu udah mulai luntur, obrolan kalian berdua masih nyambung gak? Apakah rasa nyamannya masih ada, atau kamu malah ngerasa hambar? Siap Jadi Partner Tim: Orang yang tepat adalah dia yang bisa kamu bayangin buat jadi rekan satu tim ngehadapi rutinitas dan masalah hidup berpuluh-puluh tahun ke depan. Berjuang demi cinta itu bukan cuma soal ngasih kejutan romantis, tapi juga soal kerja sama ngatur keuangan dan bangun keluarga. Sejalan Cara Mencintainya: Psikolog John Lee bilang ada tiga gaya cinta utama: romantis, santai (playful), dan yang berbasis persahabatan (bestie vibes). Pastiin kamu dan si dia punya ekspektasi dan gaya yang sejalan dalam ngebangun hubungan.

Intinya, cari jodoh itu bukan cuma soal nyari siapa yang bikin jantung berdebar paling kencang di awal, tapi siapa yang bisa diajak ngebangun ikatan cinta yang bikin hati paling tenang buat menua bareng.

Gimana, udah siap nemuin partner hidup yang pas? Cari jodoh yang seiman? Di Muzz aja!

Muzz adalah aplikasi cari jodoh Muslim yang didesain khusus untuk kamu yang ingin mencari pasangan hidup. Tersedia di 190 negara, Muzz sudah mempertemukan lebih dari 800.000 pasangan dalam ikatan pernikahan.

Bisa cari dari mana saja: Baik dari dalam maupun luar negeri. Filter lengkap: Mulai dari hobi hingga kepribadian, bebas tentukan kriteria untuk temukan sosok yang benar-benar satu frekuensi. Aman & Terpercaya: Sistem verifikasi yang ketat termasuk verifikasi selfie dan KTP menjamin identitas setiap pengguna, jadi gak perlu khawatir soal akun palsu.

Yuk, langsung download Muzz sekarang! Siapa tahu jodohmu ada di sini.

Article thumbnail

Dia Kasih Like, Aku Memulai Salam. Dari Fitur Trial Jadi Akad Nikah.

Salam untuk semua yang selalu dalam suka cita. Panggil saja aku Esa, seorang anak yang baru saja beranjak dewasa, memberanikan diri memasuki jenjang yang orang banyak bilang penuh risiko bagi sebagian besar perempuan. Tapi dengan pertolongan-Nya, setiap proses ini aku jalani penuh syukur.

Membuka ponselku, bergonta-ganti platform pencarian jodoh. Meski belum ada satu pun yang bisa mengetuk pintu hatiku. Pasrah? Tentu saja. Sempat aku menghapus semua jejak digital taaruf onlineku. Sampai suatu hari aku menginstalnya lagi. Platform itu bernama Muzz. 

Dapat free trial Muzz Gold

Aku mencoba sedikit menurunkan harapanku kali ini. Sampai satu pemberitahuan menarikku kembali: “Trial Gold: 3 hari untuk pengguna baru, klaim sekarang juga!” Bahkan saldo Danaku tidak ada untuk meneruskannya, tapi aku tetap klaim bonus itu.

Satu hari berlalu saat status Gold-ku aktif. Aku mengetuk booster, berharap diriku terlihat oleh jodohku, barangkali. Satu dua orang menggeser profilku ke kanan. Dari keduanya, hanya satu yang membuatku memulai duluan. Bukan karena dia ganteng – tentu saja karena dia seorang lelaki – tapi karena fitur-fitur di Muzz cukup menggambarkan bagaimana pengguna di balik akunnya.

Aku yang menyapa dia duluan

Dia yang tertarik lebih dulu. Aku yang bertindak lebih awal. Dengan satu salam, aku memperkenalkan diri dan tempat asalku. Tak peduli sejauh apa jaraknya, aku berusaha menikmati prosesnya. Bagaimana balasannya? Melihat aku dan dia sudah sampai di titik ini, pasti yang baca juga mengetahuinya. Alhamdulillah.

Proses dalam jangka waktu 12 bulan dapat dilalui. Bukan dengan chat on time atau bertemu melulu, melainkan kami berdua memilih perjalanan untuk saling introspeksi. Dia bersama pekerjaannya, aku dengan segala lika-liku kehidupanku.

Jaga jarak supaya lebih yakin

Aku akan ceritakan sedikit alur perjalanan kami:

Tiga bulan pertama: tanya jawab, saling mengenal. Tiga bulan setelahnya: kami memutuskan jaga jarak. Bulan keenam: dia serius datang sendiri menemui orang tuaku sekaligus pertemuan perdana kami berdua. Dua bulan berikutnya: jaga jarak lagi, tapi tetap membangun bonding dengan keluarganya via online. Bulan kesembilan: tiba-tiba dia menghubungi lagi dan mengatakan akan datang bersama keluarganya. Pertemuan kedua berlangsung dalam rangka melamar. Disambut baik kedua belah keluarga, bulan pernikahan pun ditentukan.

Meskipun lebih satu bulan dari jarak, aku dan dia tetap percaya bahwa waktu yang tepat selalu Allah yang menentukan. Tiada yang lekang dari Sang Maha Melihat.

Apakah kalimat “Saya terima nikahnya” itu terjadi? Dengan proses yang tidak mudah, menghitung hari sampai akhirnya yang ditunggu-tunggu pun tiba. Itu kali terakhir aku tidur di samping kakak perempuanku sebagai seorang adik. 

Keesokan paginya, seseorang yang siap mempersuntingku menapakkan kaki ketiga kalinya di tempat aku dilahirkan. Dengan suara yang lembut namun teguh, dia menjawab setiap kalimat dari bapakku. Dia berkata, “Saya terima nikahnya” – dalam satu kali tarikan napas, seperti sebuah tekanan yang melambung keluar, mengundang ketenangan untuk masuk ke dalamnya.

Kita percaya setiap proses yang dilalui adalah semua hal yang telah Allah rencanakan untuk hamba-Nya. Entah dalam waktu singkat, ataupun sampai perlu bertahun-tahun lamanya. Semuanya telah sedemikian rupa diatur oleh-Nya.

Untuk pembaca yang mungkin sedang merasa ragu: jangan biarkan keraguan mengeruk kepercayaan bahwa hidup adalah sebuah ikhtiar untuk beribadah kepada-Nya.

Cari jodoh yang seiman? Di Muzz aja!

Muzz adalah aplikasi cari jodoh Muslim yang didesain khusus untuk kamu yang ingin mencari pasangan hidup. Tersedia di 190 negara, Muzz sudah mempertemukan lebih dari 800.000 pasangan dalam ikatan pernikahan.

Bisa cari dari mana saja: Baik dari dalam maupun luar negeri. Filter lengkap: Mulai dari hobi hingga kepribadian, bebas tentukan kriteria untuk temukan sosok yang benar-benar satu frekuensi. Aman & Terpercaya: Sistem verifikasi yang ketat termasuk verifikasi selfie dan KTP menjamin identitas setiap pengguna, jadi gak perlu khawatir soal akun palsu.

Yuk, langsung download Muzz sekarang! Siapa tahu jodohmu ada di sini.

Aplikasi Pernikahan Muslim
Muslim Lajang
Aplikasi Muslim Lajang
Pernikahan Muslim
Kencan Islami
Muslim Shia
Muslim Sunni
Kencan Muslim
Cinta orang Arab
Obrolan Berbahasa Arab
Aplikasi kencan Muslim
Kencan berbahasa Arab