
Sungkem, Opor, & THR: Tradisi Lebaran yang Selalu Ditunggu
March 23, 2026


Selain waktunya maaf-maafan, Lebaran juga soal siapin mental pas ditanya ‘kapan nikah’ atau ‘kapan punya anak’ pas lagi asik-asiknya ngunyah opor. Mau jaman dulu atau sekarang, sadar nggak sih kalau ritual kita tuh polanya hampir selalu sama?


Looking for your soulmate?
You won’t find your soulmate on this blog post but you might find them on Muzz - the world’s biggest Muslim dating and marriage app.
1. Sesi Sungkem dan Maaf-maafan
Pagi-pagi sehabis Shalat Ied, biasanya suasana rumah mendadak haru. Ini waktunya kita sungkem, tunduk di depan orang tua buat minta maaf atas semua kesalahan setahun terakhir. Biasanya sih penuh air mata, momen paling penting sebelum kita mulai keliling ke rumah saudara lainnya.
2. Sarapan Opor yang Udah Ditunggu Dari Subuh
Selesai sungkeman, mata biasanya langsung tertuju ke meja makan yang sudah penuh sama opor ayam dan rendang. Kita semua tahu kalau menu ini penuh kolesterol, tapi ya mana bisa nolak kalau aromanya sudah ke mana-mana. Makan besar di pagi hari ini jadi modal tenaga sebelum mulai keliling ke rumah saudara-saudara.
3. Siap-Siap Jawab Pertanyaan Maut Pas Kumpul Keluarga
Nah, pas udah sampai di rumah kakek atau tante, di sinilah ujian yang beneran dimulai. Sambil megang stoples nastar, biasanya saudara-saudara langsung nanyain hal yang itu-itu lagi. Mulai dari kapan lulus, kapan nikah, sampai kapan nambah anak.
Jawaban paling aman? Cukup senyum aja sambil lanjut makan. Tapi kalau kamu beneran capek ditanya kapan nikah terus, mungkin ini saatnya kasih tahu mereka kalau kamu lagi ikhtiar lewat aplikasi kayak Muzz. Siapa tahu Lebaran tahun depan pertanyaannya sudah berubah jadi undangan, kan?
4. Dihampiri Bocah Tetangga
Baru mau selonjoran sebentar, tiba-tiba ada suara ketukan pintu dan salam yang nadanya seragam. Nah, bocah-bocah tetangga sudah datang! Ini adalah momen di mana isi dompet kita diuji. Tanpa peduli mereka kenal atau enggak, yang penting amplop warna-warni tetap meluncur.
5. Waktunya Tidur Siang
Entah karena efek kenyang santan atau karena bangun terlalu pagi, jam 10 pagi biasanya suasana rumah mendadak sepi. Orang-orang sudah mulai cari bantal di depan TV atau masuk kamar buat tidur siang sebentar, biar ada tenaga lagi pas tamu gelombang berikutnya datang.
6. Saatnya Cari Tukang Bakso
Setelah bosen makan santan terus, biasanya siang-siang muncul keinginan makan bakso. Walaupun di meja masih banyak makanan sisa pagi tadi, berburu tukang bakso yang sudah buka di hari lebaran itu rasanya nikmat banget. Seger buat ngilangin rasa enek dari opor.
Sempurnakan Kebahagiaan dengan Berbagi
Di tengah hangatnya tradisi kita, yuk jangan lupa selipkan doa dan bantuan bagi saudara kita yang sedang berjuang di luar sana.
Setiap tahunnya, Muzz menginisiasi kampanye global yang telah mengumpulkan lebih dari 2 juta dolar untuk berbagai aksi kemanusiaan di dunia, termasuk pembangunan sekolah, rumah sakit, fasilitas pangan, dan hunian bagi komunitas yang membutuhkan.
Ramadan ini, Muzz bekerja sama dengan SAPA (Sudanese American Physicians Association) mengajak semua pihak untuk membantu rekonstruksi Rumah Sakit Tawila di Darfur Utara, Sudan, di tengah krisis kemanusiaan besar yang membuat jutaan orang mengungsi, anak-anak menghadapi kelaparan dan malnutrisi, serta banyak keluarga kehilangan akses layanan kesehatan. Setiap donasi akan dilipatgandakan 100% oleh Muzz untuk memperluas dampak kebaikan, menghadirkan layanan medis, serta menjadi kontribusi bermakna yang terus memberi manfaat bagi mereka yang terdampak. Tunaikan donasimu hari ini di sini, dan jadilah bagian dari hadirnya harapan baru.

