Muzz Blog | relationships | Can This Love Be Translated? Dari Kim Seon-Ho Hingga Kisah Cinta Pasangan Lintas Bahasa

Can This Love Be Translated? Dari Kim Seon-Ho Hingga Kisah Cinta Pasangan Lintas Bahasa

January 22, 2026

Blog banner Image

blog banner phone leftblog banner phone right

Looking for your soulmate?

You won’t find your soulmate on this blog post but you might find them on Muzz - the world’s biggest Muslim dating and marriage app.

muzz

Can This Love Be Translated? jadi salah satu drama Korea yang ramai diperbincangkan sejak penayangannya. Dibintangi Kim Seon-Ho, drama ini mencatat capaian tinggi di berbagai negara dan mengambil latar lintas budaya, dari Kamakura di Jepang, lanskap aurora di Kanada, hingga kastel bersejarah di Italia.

Image: Netflix

Ceritanya menyoroti perbedaan bahasa dalam hubungan, dengan Kim Seon Ho banyak menyampaikan emosi lewat ekspresi wajah dan jeda dialog, sementara Go Youn Jung membedakan karakternya melalui gestur, intonasi, dan respons yang terasa jelas di setiap situasi. Di balik kisahnya, ada pesan yang melekat: belajar bahasa bukan cuma soal menambah skill, tapi juga bisa membuka pertemuan baru, termasuk dengan pasangan.

Dari Layar ke Kehidupan Nyata

Tema cinta lintas bahasa dalam drama ini juga hadir di kehidupan nyata. Afifah dan Ismail adalah pasangan yang bertemu melalui aplikasi Muzz dan membangun hubungan meski datang dari latar bahasa yang berbeda.

Afifah yang merupakan seorang WNI awalnya ingin meningkatkan kemampuan bahasa Inggris dan memperluas lingkungan pergaulannya. Dari kebutuhan tersebut, ia mulai menggunakan Muzz. Ia kemudian bertemu Ismail, pria asal Nigeria yang sehari-harinya menggunakan bahasa Inggris di lingkungannya.

Komunikasi yang terbangun membuat keduanya cepat memahami cara berpikir dan tujuan masing-masing. Hubungan ini berlanjut ke tahap yang lebih serius hingga akhirnya mereka memutuskan untuk menikah.

Bahkan, Ibu dari Afifah menangis terkejut saat melihat kedatangan Ismail untuk pertama kalinya. Siapa sangka, perkenalan yang awalnya hanya berangkat dari niat belajar Bahasa Inggris justru berujung pada pernikahan. 

Penasaran bagaimana perjalanan cinta mereka sampai ke titik itu? Tonton kisah lengkapnya di sini:

Kalau masih penasaran, lanjut part 2!

Bahasa sebagai Titik Awal

Can This Love Be Translated? menempatkan perbedaan bahasa sebagai bagian dari proses perkenalan antar karakternya. Hal tersebut juga tercermin dalam kisah Afifah dan Ismail, yang bertemu melalui aplikasi Muzz sebelum melangkah ke jenjang pernikahan. Dengan jangkauan di lebih dari 190 negara, Muzz memungkinkan pengguna terhubung lintas negara melalui fitur pencarian dan pemilihan negara, sehingga pengguna bebas menentukan dari mana calon pasangan mereka berasal.

Aplikasi Pernikahan Muslim
Muslim Lajang
Aplikasi Muslim Lajang
Pernikahan Muslim
Kencan Islami
Muslim Shia
Muslim Sunni
Kencan Muslim
Cinta orang Arab
Obrolan Berbahasa Arab
Aplikasi kencan Muslim
Kencan berbahasa Arab